Senin, 12 Agustus 2013

Cara Menghemat Baterai Android Bagi Pecandu Internet

Cara Menghemat Baterai Android Bagi Pecandu Internet - Sekitar dua minggu yang lalu saya membeli sebuah handheld baru dengan vendor yang sama seperti sebelumnya yakni Sony Ericsson Xperia Mini ST15i. Alasannya ya karena ingin upgrade saja meskipun sempat pada waktu saya mengatakan 'saya ingin beli Xperia Mini' ada beberapa orang bertanya apa iya kalau saya itu sukanya yang mini-mini padahal aslinya enggak juga. Hanya kebetulan mungkin.

Sebelumnya, saya memakai Sony Ericsson Xperia X10 Mini E10i sudah hampir satu tahun. Waktu itu saya belinya dua hari setelah Idul Fitri. Sebelum itu juga saya sempat memakai Sony Ericsson Xperia X8 E15i beberapa bulan namun karena kondisinya sangat tidak mendukung (pada saat itu saya masih prakerin 3 bulan di kota Gresik) akhirnya saya jual dan menunggu waktu yang tepat untuk mencari yang lebih layak lagi.

Memang dari hari ke hari seolah-olah jenis smartphone Android itu terus beranak tiada henti. Hari ini muncul smartphone murah Quad-Core, besok lusa muncul smartphone bermerek dengan fitur bisa berbicara sendiri, besoknya lagi muncul smartphone yang bisa di gerakkan hanya dengan gerakan mata, katakan seperti itu. Tapi setiap orang pasti lah mempunyai pegangan sendiri-sendiri mengenai vendor favorit dan sejak dulu saya sudah mantap pilih Sony.

Cara Menghemat Baterai Android Bagi Pecandu Internet

Sampai detik ini X10 Mini masih menjadi smartphone Android pertama nya dengan ukurannya yang paling kecil a.k.a Mini. Dengan ukurannya yang hanya sebesar itu bisa dibayangkan kan bahwa spesifikasinya pun pasti juga Mini? Hanya saja kamera nya itu yang lumayan tangguh bila dibanding dengan smartphone sekelasnya.

Di waktu saya menggunakan X10 Mini, kendala yang paling saya rasakan berada di baterai. Bukan karena baterainya itu dipasang menyatu dengan mesin akan tetapi kapasitas baterainya itu yang tergolong sangat kecil untuk Android. Kira-kira hanya sebesar 940mAh saja. Bisa anda bayangkan betapa borosnya bila dipakai untuk internetan.

Meskipun kita memakai trik menghemat baterai Android atau install tweak untuk menambah umur baterai dan kecepatan internet Android sepertinya tidak cukup berpengaruh. Malah bisa jadi pada akhirnya bukan menambah manfaat tapi justru menambah masalah baru.

Setiap saat saya online Facebook, Whatsapp, LINE, WeChat, dan lain-lain. Jadi mau tidak mau internet Android saya harus ON terus.

Lantas bagaimana cara saya supaya baterai Android saya menjadi sedikit lebih hemat? Caranya cukup gampang. Rubah Network Mode Android anda menjadi GSM Only. Niscaya walaupun internet anda terus menyala dari pagi hingga petang, baterai Android anda akan tetap hemat.

Dengan memakai GSM Only, kita mengalihkan jaringan 3G / HSDPA yang lumayan memakan banyak daya itu ke GPRS / EDGE yang lebih ramah energi dan lebih stabil. Soal kecepatan internet GPRS / EDGE, itu tidak terlalu menjadi masalah. Walaupun sinyalnya EDGE tapi lumayan kencang juga untuk browsing & bersosial media.

Bila menggunakan jaringan HSDPA + internet dinyalakan, kira-kira hanya sekitar 3 jam Xperia Mini saya bisa bertahan. Sedangkan pada jaringan EDGE + internet dinyalakan bisa menyala dari pagi hingga dini hari.

Jadi hanya itu saja rahasia Cara Menghemat Baterai Android Bagi Pecandu Internet bagi saya.

Apakah anda juga sudah melakukan hal yang sama seperti saya ini?

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Minggu, 11 Agustus 2013

Kumpulan Custom ROM Galaxy Young Bahasa Indonesia

Kumpulan Custom ROM Galaxy Young Bahasa Indonesia - Menanggapi pertanyaan dari mas X (lupa namanya) yang tadi meminta custom ROM Galaxy Young yang support bahasa Indonesia, pada artikel ini akan saya beri sebuah custom ROM yang base nya Asia yang insya Allah bisa dipastikan ada bahasa Indonesia nya.

Sebetulnya niat awal saya mau ngasih stock firmware yang Asia saja supaya lebih afdol karena rata-rata custom ROM Galaxy Young base nya tetap memakai firmware-firmware standard (kebanyakan firmware Eropa) dan juga belum ada yang custom ROM nya itu hasil portingan dari device lain.

***

Beberapa hari ini saya terlalu sibuk untuk mengurus blog. Harap dimaklumi karena saya seorang muslim, beberapa hari yang lalu juga ikut merayakan hari raya Idul Fitri sehingga masih banyak yang harus dikejarkan seperti bersilaturahmi ke rumah saudara-saudara, lingkungan sekitar rumah, silaturahmi kerumah kerabat, guru & mantan guru, dan lain-lain.

Bagi yang bertanya melalui Facebook, Twitter, Whatsapp, LINE, WeChat, Kakao, SMS mohon maaf kalau sebagian ada yang tidak / belum saya balas. Mohon dimaafkan.

***

Custom ROM Galaxy Young Bahasa Indonesia yang paling baru saat ini yakni miniROM TouchwizUX Inspired v3 buatan orang Garut (ryanfebriyadi). Sepertinya fiturnya melimpah. Bagaimana tidak dilihat dari screenshot nya saja lumayan rapih dan terpola. Hanya saja ia berkata "Explore yourself when you done flash the rom" alias orangnya gak mau ngasih tahu ada apa saja didalam ROM ini.

Kumpulan Custom ROM Galaxy Young Bahasa Indonesia

Dari gambar diatas bisa dibaca Build Number nya GINGERBREAD.DXLF2. Jadi jelas ya kalau ada bahasa Indonesia di custom ROM ini :)

Berikut cara instalasi miniROM TouchwizUX Inspired v3
  1. Download miniROM TouchwizUX Inspired v3, Update 1 dan Update 2
  2. Pindahkah ketiga file tersebut kedalam SD Card anda
  3. Matikan Galaxy Young anda, masuk ke boot menu (CWM recovery)
  4. Wipe data dan Wipe cache
  5. Flash miniROM TouchwizUX Inspired v3
  6. Wipe data dan Wipe cache lagi
  7. Reboot
  8. Tunggu sekitar 2-3 menit sampai Galaxy Young anda masuk ke menu home screen
  9. Reboot lagi ke CWM Recovery
  10. Flash Update 1 dan Update 2
  11. Reboot
Sudah selesai :)

Selain miniROM TouchwizUX Inspired v3 ada lagi custom ROM yang base nya juga firmware Asia. Namanya CЯEED v3.5. Lihat disini : ▬CЯEED v3.5▬ [CUSTOM][ROM]

Perhatikan sebelum anda memulai itu semua harap dibaca dengan teliti apa-apa saja yang harus anda persiapkan. Jangan asal nyoba flashing kemudian pas ada kendala muncul saya lah yang anda salahkan.

Bila anda ingin mengembalikan ROM anda ke ROM yang asli, baca Tutorial Cara Flashing Samsung Galaxy Young Menggunakan Odin.

Selamat mengoprek :) Semoga berguna buat mas gan yang tadi tanya.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Rabu, 07 Agustus 2013

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434H

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dengan mengucap syukur atas berkah, nikmat serta kelancaran yang diberikan oleh Allah SWT, saya Yusron Kristanto selaku Administrator Tips dan Tutorial Belajar Android mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434H

Mudah-mudahan semua yang sudah kita kerjakan di bulan suci Ramadan kemarin mendapat hidayah serta ampunan oleh Allah SWT

Mari kita sucikan hati di hari yang fitri ini

Mohon maaf bila ada salah kata / perbuatan yang pernah saya lakukan, saya hanya orang biasa yang tak luput dari kekurangan dan kesalahan, mohon maaf untuk yang sering bertanya di blog ini namun sering tidak saya respon, maafkan saya

Semoga kita tetap dalam lindungannya. Amin Yarobbal Alamin

*Terima kasih kepada teman-teman yang sudah memberikan ucapan Idul Fitri kepada saya entah itu melalui LINE, Kakao, WeChat, Whatsapp, (heboh banget tadi yang dari Whatsapp :p) yang dari Facebook juga terima kasih untuk kalian semua. Tak terkecuali yang lewat SMS juga saya ucapkan terima kasih. (colek mas @Ayik dan lain-lain) mohon maaf mungkin saya tidak bisa membalasnya satu per satu yang jelas saya sangat senang sekali.

Dan berikut merupakan salah satu ucapan yang saya terima dan saya modifikasi sedikit untuk menyemarakkan hari raya Idul Fitri ini. Pengirimnya *aduh* saya lupa namanya.

Maaf itu tidak perlu seperti iPhone yang harus membeli aplikasi dulu baru bisa install
Tidak perlu seperti Blackberry yang harus punya BBM supaya bisa eksis
Tidak perlu seperti Windows phone yang harus pakai firmware dari vendor asli

Karena sebetulnya maaf itu..
Se-simple Android yang Open Source dan terbuka untuk semua orang

Mari kita Root hati kita yang paling dalam supaya kita bisa membuka pintu maaf
Masuk ke Recovery iman kita untuk meng-wipe "kesalahan" serta "dosa"
Kemudian install "Kebaikan.zip" dan Reboot untuk menghilangkan semua masa lalu menuju Performa hati yang lebih baik

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434H
Mohon Ma'af Lahir Batin

Senin, 05 Agustus 2013

Cara Mengetahui Android Sudah Di Root Atau Belum

ini-gadgetku on Cara Mengetahui Android Sudah Di Root Atau Belum - Saat Anda membeli sebuah handphone Android second, salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian dari anda adalah apakah Android tersebut sudah di root atau belum? Kenapa harus mengetahui sudah di root atau tidak? Alasannya sangat sederhana sekali, kalo sudah di root tentu saja garansi akan hilang, karena seperti kita ketahui vendor atau produsen ponsel Android, saat ini mulai memberikan batasan terhadap garansi yang akan diberikan.


Baik, bagaimana cara mengetahui android sudah di root atau belum? Jawabannya yaitu sangat simpel. Pertama-tama lihat di menu drawer anda. Cari apakah ada aplikasi dengan nama SuperUser atau SuperSU. Kalau tidak ada, berarti selamat ponsel android anda belum di root dan walhasil lisensi garansi masih berlaku untuk anda. akan tetapi, sebuah handphone android pasti ada yang terdapat di menu drawernya sebuah aplikasi SuperSU. nah, kalau yang seperti itu bagaimana? pasti timbul di pemikiran anda dan muncul sebuah pertanyaan bukan? kalau sudah begitu terpaksa kita harus memakai jalan lain yaitu dengan menggunakan sebuah aplikasi yang bisa mendeteksi apakah sebuah handphone android sudah atau belum dilakukan root.

Terminal Emulator ini akan kita gunakan untuk memastikan apakah ponsel android sudah di root atau belum. Namun sebetulnya kita juga bisa menggunakan aplikasi lain yang membutuhkan akses root seperti DroidWall, Titanium Backup, Link2SD, Root Explorer, dan lain-lain. sebelum kita memulai experimen, sebaiknya kalian siapkan dahulu peralatan yang harus digunakan:
1. Terminal Emulator, bisa kalian download via google play dengan keyword "terminal emulator". atau yang ingin lebih cepat download disini

2. Sebuah perangkat android yang ingin di tes.

Oke, jika kedua elemen tersebut sudah di siapkan, mari kita mulai:
1. Download aplikasi terminal emulator yang sudah ini-gadgetku kasih diatas.
2. Instal aplikasi tersebut di handphone android yang ingin di tes dan jalankan.
3. Ketik "SU" pada terminal emulator yang sudah dijalankan tersebut, kemudian tekan "enter" atau "selesai".


4. Jika hasil yang muncul adalah tanda pagar (#), maka android kalian sudah dalam keadaan root. dan apabila yang muncul adalah tanda dollar ($), android kalian masih dalam keadaan belum di root.


5. Selesai.

Bagaimana? mudah bukan untuk melihat sebuah handphone apakah sudah di root atau belum. kalian bisa mencobanya di handphone android kalian masing-masing. sekian artikel tentang Cara Mengetahui Android Sudah Di Root Atau Belum. semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua. terima kasih sudah berkunjung.

Minggu, 04 Agustus 2013

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System - Sejak banyak beredarnya tutorial-tutorial oprek system Android seperti edit vold.fstab untuk merubah memori eksternal menjadi internal, edit SystemUI untuk menambah speed internet di status bar Android, edit framework untuk merubah background aplikasi Android menjadi transparan, edit build.prop untuk menambah kecepatan internet Android, dan lain-lain tidak sedikit yang mengalami kegagalan. Entah itu kesalahan ia sendiri karena tidak memperhatikan tutorial atau memang tutorial yang ia baca yang salah kaprah yang jelas ada sesuatu yang bermasalah..

Mungkin akan lebih mudah persoalannya bila error / bootloop yang terjadi bukan karena kesalahan system melainkan kesalahan konfigurasi. Misalnya salah install font Android menggunakan Font Changer. Tinggal di wipe melalui recovery atau CWM Recovery insya allah semuanya cepat terselesaikan karena yang salah hanyalah konfigurasinya saja. Tapi lain urusan bila yang rusak itu file system. Biarpun di wipe tidak mungkin sembuh karena kerusakan file system biasanya terjadi karena kesalahan value didalam suatu file.

Pastinya anda tahu sendiri bukan maksud saya itu apa? :)

Salah satu cara yang paling mudah untuk memperbaiki masalah ini yaitu install ulang ROM. Namun ada tapi nya lagi. Kasusnya lumayan ribet juga karena selain semua aplikasi, sms, contact, dan lain-lain akan hilang (karena di wipe) cara-cara flashing ROM Android lumayan membingungkan bagi orang yang masih awam. Terlebih untuk smartphone lokal seperti Cross, Mito, Nexcom, GTab, Andromax, dan lain-lain sangat sulit untuk mendapat mentahan firmware.

Syukur-syukur bila anda mempunyai backupan ROM dari CWM Recovery. Kalau tidak?

Dulu ada pengunjung yang masih saya ingat dan sering chattingan dengan saya  hingga sekarang namanya mas Prapto. Ia pernah bertanya, "Mas yusron ada cara yang paling mudah apa tidak untuk mengatasi bootloop selain flashing ROM kalau kita salah edit build.prop atau vold.fstab atau framework? Kan sayang nanti data-data kita hilang semua".

Hal itu baru bisa saya jawab sekarang. Silahkan disimak.

Untuk kerusakan isi system, di wipe pun tidak mungkin bisa terselesaikan. Karena alasannya itu tadi. Betul? Dengan menginstall ROM baru, kemungkinan berhasil sudah tentu. Tapi akan ada beberapa persoalan yang bakalan muncul.
  1. Semua data anda akan hilang (aplikasi, sms, contact, konfigurasi). *Berlaku untuk ROM baru, bukan ROM Backupan dari CWM
  2. Android anda akan ketambahan file system yang ada didalam ROM yang baru. Aplikasi-aplikasi system yang sudah anda hapus akan kembali lagi. *Berlaku untuk ROM baru, bukan ROM Backupan dari CWM
  3. Prosesnya tidak efisien karena prinsipnya kita 'menumpuk' kesalahan-kesalahan system yang sekarang dengan ROM yang baru. Jadi bila hanya build.prop nya saja yang rusak, dengan kita menginstall ROM yang baru maka semuanya akan di re-generasi ulang (tidak hanya build.prop nya)
Untuk memudahkan itu semua, saya mengambil jalan pintas. Prinsipnya memang sama yaitu menumpuk file lama dengan file yang baru misal bila build.prop lama rusak kita ganti dengan build.prop yang normal yang kita miliki. Jadi hanya satu file itu saja yang diganti, tidak secara keseluruhan dan tentunya ini tanpa wipe data / factory reset.

Memperkenalkan, Simple Flashable Restore V1.

Simple Flashable Restore V1 adalah flashable zip yang saya buat guna memudahkan kita dalam me-restore file system.

Memang ini sepele tapi ini amat sangat membantu :p

Cara kerjanya tinggal di flash saja seperti biasa lewat CWM Recovery dengan sedikit instruksi yang harus anda baca.

Step by Step Menggunakan Simple Flashable Restore V1
  • Sebelum anda melakukan flashing Simple Flashable Restore V1, persiapkan dulu sebuah file yang masih fresh dan tidak rusak. Misal di Android anda yang rusak itu framework-res.apk nya, persiapkan framework-res.apk yang masih normal. Lantas darimana kita mendapatkannya? Itu sesuka-suka anda. Bila anda memiliki file backupannya, bisa digunakan. Atau kalau custom ROM lah yang sedang anda pakai juga lebih mudah lagi. Tinggal ambil framework-res.apk nya dari instalan custom ROM tersebut lalu copy. Atau kalau perlu minta lah framework-res.apk ke teman anda :p
  • Download  Simple Flashable Restore V1 disini
  • Ekstrak semua isinya (folder META-INF dan system) kedalam komputer lalu buka folder system nya
Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
  • Didalam folder system, akan anda lihat folder-folder dasar yang mungkin familiar bagi anda. Selanjutnya masuk kan file yang akan anda inject sesuai dengan tempatnya, kalau file aplikasi di folder app, kalau framework-res.apk di folder framework, sesuaikan dengan yang anda butuhkan.
Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System

Sebagai contoh saja, katakan Android saya tidak bisa booting karena Boot Animation nya rusak. Maka saya harus menggantinya dengan yang baru. Jadi saya harus memasukkan bootanimation.zip kedalam folder media.

Tapi saya juga ingin menginject suatu aplikasi ke folder app. Namanya CacheMate.

Ya sudah caranya tinggal copy seperti biasa saja kedalam foldernya. Tidak perlu rubah permissions apapun karena sudah diatur oleh binary.

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System


  • Selesai, sekarang jadikan zip kedua folder tadi (META-INF dan system) memakai WinRAR atau 7ZIP atau software compressor yang lain. Terserah mau anda kasih nama apa.
Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
  • Terakhir, eksekusi menggunakan CWM Recovery. Saya memakai CWM versi 6.0.3.2 berhasil
 Hasilnya sebagai berikut :

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
Sebelum inject CacheMate melalui CWM Recovery

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
Sesudah inject CacheMate melalui CWM Recovery

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
CacheMate.apk di folder /system/app/
Jadi sekarang anda tidak perlu khawatir lagi bila anda salah mengedit suatu file didalam system. Tinggal inject menggunakan Simple Flashable Restore V1 maka semuanya akan kembali normal.

Yang terpenting sebelum anda memulai kegiatan modding, pastikan anda sudah memiliki backupan (apapun itu) untuk menghindari hal yang tidak anda ingini.

Dan satu lagi. Gunakan flashable zip diatas dengan bijak. Masukan positif dari anda sangat saya tunggu.

Happy modding..

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Jumat, 02 Agustus 2013

Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode

Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode - Ampun ya Allah dua hari ini koneksi internet saya ngadat tidak selancar biasanya. Efeknya hal itu menjadikan aktifitas blogging saya menjadi tidak teratur. Biasanya saya aktif di malam hari sekarang tidak menentu.

Dulu saya pernah membuat artikel tutorial cara mengganti kernel Android dengan cepat melalui Flashtool. Cara flashing nya seperti biasanya. Masuk ke menu Flash mode pada Flashtool, di bagian Firmware selection pilih jenis kernel yang ingin di flash setelah itu klik OK, aktifin Flash mode pada Android dan beres.

Namun tanpa sepengetahuan kita ada metode lain yang jarang kita ketahui (hanya untuk bahan artikel). Biasanya Flashtool digunakan untuk flashing firmware (via Flash mode). Sebagian jenis smartphone menggunakan Flash Mode untuk flashing kernel juga. Namun bagi kebanyakan Xperia 2011, flashing kernel tidak memakai Flash mode lagi melainkan Fastboot mode. Ada yang tahu kenapa?

Sebagai contoh Xperia Mini ST15i. ST15i yang tergolong Xperia 2011 merupakan smartphone yang baru saya miliki hampir satu minggu yang lalu. Dibanding dengan X10 Mini E10i saya yang dulu tentu ST15i lebih membuat saya tertarik meskipun sebenarnya sudah satu tahun lebih saya memakai E10i. Soal flashing kernel ST15i rata-rata memakai Fastboot mode.

Berikut Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode via Flashtool.

A. Persiapan
  • Untuk flashing kernel melalui Fastboot mode pada Flashtool, tidak perlu banyak persiapan. Yang jelas pastikan Flashtool sudah terinstall di komputer anda, persiapkan kernel yang mau di flash dan juga persiapkan sebuah kabel data. Ingat, kernel yang akan kita flash melalui Fastboot mode bukan berformat FTF melainkan IMG.
B. Fase Eksekusi

  • Pertama buka Flashtool anda
Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode
  • Klik logo bergambar listrik (Flash), pilih Fastboot mode
Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode
  • Aktifkan Fastboot mode pada Android anda. Caranya, untuk Xperia 2011 dalam keadaan mati tekan VOLUME ATAS lalu tancapkan smartphone anda ke komputer. Kalau tidak salah nanti lampu led anda akan meyala berwarna biru. Sesudah itu klik Click Current Device Status
Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode
  • Maka bila benar nantinya pada logcat Flashtool muncul tulisan Device Status: FASTBOOT mode. Lanjut, klik Select kernel to Flash
Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode
  • Arahkan ke kernel IMG anda, klik Open. Letak kernelnya tidak harus didalam folder C:/Flashtool/firmwares/ seperti pada waktu kita flashing memakai Flash mode
Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode
  • Setelah anda klik Open, hanya butuh beberapa detik saja untuk menunggu proses flashingnya. Yang jelas tidak selama memakai Flash mode. Mungkin proses ini hanya membutuhkan waktu 3 detik saja
Cara Flash Kernel Android Melalui Fastboot Mode
  • Catatan : Saya katakan lagi kernel yang kita pakai berformat IMG. Sesudah flashing kernel, lihat dibagian akhir di logcat Flashtool pastikan log yang muncul 0 bad blocks encountered. Bila ada value yang muncul selain angka 0 mungkin ada beberapa kesalahan di Android anda. Entah belum di Unlock Bootloader atau apa lah yang tahu hanya anda sendiri
Mudah bukan?

Selamat mencoba :) Bila ada suatu hal yang belum anda pahami silahkan bertanya dikolom komentar dibawah.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Kamis, 01 Agustus 2013

Kumpulan Custom ROM Stable Samsung Galaxy Young

Kumpulan Custom ROM Stable Samsung Galaxy Young - Sebetulnya kalau mau nyari itu mudah. Tinggal pilih di sumbernya lalu test. Kalau gak cocok sama kemauan ya tinggal ganti lagi ke yang lain. Atau Flash Ulang Samsung Galaxy Young ke Stock ROM kalau mau balik seperti semula. Jangan takut rusak kalau anda mau jadi tukang oprek. "Berani Oprek Berani Resiko"

Mohon maaf hari ini update postingannya telat dikarenakan koneksi internet yang tak bersahabat sejak kemarin. Karena terpaksa akhirnya saya usahakan dengan seribu cara yang saya ketahui dan alhamdulillah ini lancar lagi. Entah sampai kapan wuss wuss nya mudah-mudahan bertahan lama sampai hari esok.

Pada artikel kali ini akan saya berikan beberapa Kumpulan Custom ROM Samsung Galaxy Young Stable versi saya sesuai permintaan anda dan anda dan anda dan anda yang sejak beberapa minggu lalu meminta daftar kumpulan custom ROM yang stable buat Galaxy Y GT-S5360 nya.

***

Samsung Galaxy Y S5360 a.k.a Samsung Galaxy Young merupakan smartphone Samsung keluaran akhir 2011 silam. Meskipun sudah banyak smartphone-smartphone yang setara dengannya namun jenis yang satu ini masih digandrungi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Entah karena spesifikasi atau harga saya sendiri kurang paham :D

Soal dapur pacu, Galaxy Y mengusung CPU ARMv6 berdaya 830MHz dengan memori internal 180MB dan RAM 290MB. Lumayan besar bila disama rata-kan dengan Sony Ericsson Xperia X10 Mini. Tapi untuk urusan grafis saya masih megang Sony.

Smartphone ini sejak awal rilisnya sudah memakai versi Android Gingerbread 2.3.5 dan hingga kini pun masih saja sama belum / tidak mendapat update resmi. Bila dibanding dengan smartphone dari vendor lain katakan Sony Ericsson Xperia X8, sebenarnya kalah. Saya mengatakan kalah karena Galaxy Young terlalu kaku dan sukar untuk diporting.

Hal ini menunjukkan bahwa sesungguhnya Galaxy Y tidak cocok untuk di modding. Bagaimana tidak hingga sekarang belum ada rom ICS / JB yang stable di smartphone ini. Alasannya sejauh ini karena driver CPU dan driver GPU. Baca disini untuk lebih lengkapnya : http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1869565

Hingga sekarang mereka-mereka para penggiat Samsung Galaxy Young sedang berusaha meminta kepada Broadcom untuk merilis driver GPU terbarunya untuk Galaxy Young. Bila tidak ditanggapi maka sampai disini lah riwayat Galaxy Young. Mungkin hingga besok Galaxy Y tidak akan pernah menemui ROM semacam CM7, CM9 ataupun CM10.

Baik Kumpulan Custom ROM Stable Samsung Galaxy Young ada di XDA Developer.
Kumpulan Custom ROM Samsung Galaxy Young Stable
Diantaranya sebagai berikut :
Untuk lain-lainnya bisa dilihat di source nya langsung : http://forum.xda-developers.com/forumdisplay.php?f=1472 
 
Usahakan mulai dari sekarang anda belajar menjadi peka terhadap modding Android termasuk dalam memilih custom ROM. Bila anda cermat, saat anda memilih-milih custom ROM di sebuah thread pasti didalamnya itu sudah dijelaskan dengan gamblang apa-apa saja fitur dari custom ROM tersebut. Jangan lupa juga untuk melihat bagian working dan not working nya.

Ini yang selalu menjadi masalah. Biasanya bagi mereka yang belum tahu dan asal makai, saat ada error yang muncul misal Bluetooth gak bisa dinyalain, developer nya yang disalahin. Padahal jelas-jelas sudah diterangkan oleh pihak pengembang ROM nya itu bahwa ROM ini bug nya ini bug nya itu.

Baca juga cara instalasinya. Siapa tahu ROM yang anda pilih selain install ROM nya juga harus install bug fix nya.

Sudah, mungkin hanya beberapa paragraf diatas saja yang dapat saya sampaikan pada artikel ini. Semoga membantu.

Selamat mengoprek :)

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.