Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

Penyebab Game Android Mental Saat Dibuka

Penyebab Game Android Mental Saat Dibuka - Sebelumnya mohon maaf kalau empat hari ini saya tidak update dikarenakan kesibukan kuliah yang membuat saya harus begadang sampai pagi hari ditambah akhir-akhir ini koneksi internet saya juga sedang bermasalah (termasuk koneksi internet hape) jadi mohon maaf bila artikel blog ini baru bisa update hari ini sedangkan handphone saya masih ada problem jadi bila ada pertanyaan-pertanyaan yang sampai detik ini belum saya balas saya meminta maaf yang sebesar-besarnya.

Baik, beberapa jam yang lalu ada seseorang yang nyasar ke blog ini melalui mesin pencarinya mbah Google. Dia masuk kesini berkat query "Game android mental terus setiap dibuka". Barang kali mungkin dia lagi pusing dan sudah bingung harus diapakan lagi handheld nya itu. Mungkin ia ingin seperti teman-temannya bisa bermain game dengan lancar tanpa ada kendala suatu apapun. Atau bisa jadi dia sedang gregetan game Android yang ingin dimainkannya kok nolak terus mau dimainin. Apanya yang salah?

Penyebab Game Android Mental Saat Dibuka

Jadi ada beberapa faktor yang mempengaruhi game Android selalu mental saat hendak dimainkan. Sesudah game di instal, pada waktu dibuka, mulanya system bisa membaca, namun setelah itu keluar langsung dari game itu. Biasanya kembali ke menu drawer atau masuk ke home screen. Beberapa faktor yang mempengaruhinya,
  • GPU Android
Ada jenis game Android yang bisa langsung dimainkan setelah di instal, ada juga yang harus mengunduh data-data pendukungnya sebelum bisa dimainkan (contoh OBB). Biasanya game yang memerlukan OBB merupakan game HD dan membutuhkan spesifikasi hardware tertentu. Periksalah requirements game yang ingin anda mainkan terlebih dulu, apa saja syarat untuk memainkan game-game itu, terutama soal GPU. Rata-rata game HD memerlukan GPU yang cukup. Kadang game seperti itu ada yang GPU nya harus PowerVR, Mali, atau mungkin Adreno.
  • Chipset Android
Apa itu ARM? ARM yakni chipset. Apa itu chipset ARM? Silahkan googling. ARM terbagi menjadi dua jenis untuk Android, yaitu ARM versi 6 a.k.a ARMv6, satunya lagi ARM versi 7 a.k.a ARMv7. Tidak akan saya jelaskan perbedaan kedua versi ARM ini, yang jelas game Android HD turut memiliki versi chipset tersendiri dan rata-rata chipset yang dipertimbangkan chipset ARM. Entah hanya kompatibel untuk ARMv6 saja atau dua-duanya atau mungkin bukan ARM melainkan Hummingbird dan lain-lain, biasanya game HD mempertimbangkan hal ini. Jadi jika game yang ingin anda mainkan selalu mental, sebaiknya periksa game tersebut spesifikasi chipsetnya seperti apa.
  • Hardware Android 
Game Android HD juga ikut mempertimbangkan soal spesifikasi hardware, meliputi jenis processor, clock processor, kapasitas RAM, ukuran layar juga. Mungkin ini yang menjadi pokok permasalahan anda. Silahkan cek spesifikasi HH anda apakah sekiranya mumpuni atau tidak. Anda harus memahami bahwa spesifikasi hardware itu penting. Jangan heran bila teman anda yang memainkan game yang sama dengan anda di Samsung Galaxy S4 nya bisa berjalan mulus sedangkan di Xperia X10 Mini anda tidak merespon sama sekali.

Untuk versi OS Android tidak perlu saya sebutkan karena sudah jelas bila hanya work di seri ICS keatas, tidak akan mungkin bisa terinstal. Apalagi dimainkan sampai kejadian mental-mental.

Mungkin itu penyebab game Android mental saat dibuka. Sekiranya anda harus mengerti game manakah yang cocok dengan smartphone anda sebelum anda hendak memainkannya. Bila semua itu tidak ada masalah, yaa.. :)

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Selasa, 26 November 2013

Tips Membedakan Android Replika dengan Android Asli

Tips Membedakan Android Replika dengan Android Asli - Seiring munculnya beragam jenis smartphone Android besutan vendor terkenal membuat para produsen smartphone abal-abal atau replika giat membuat smartphone cloning yang mana smartphone semacam ini sebetulnya merugikan bagi yang belum mengetahui seluk-beluk smartphone.

Jenis smartphone replika sering disalah gunakan. Tidak jarang smartphone Android replika menjadi bahan kasus penipuan yang di-meja hijaukan karena bentuknya yang sangat mirip namun palsu dan biasanya dibanderol dengan harga miring. Alih-alih ingin memiliki smartphone Android bagus yang didapat justru smartphone Android aspal.

Sebutan Android replika ada bermacam-macam. Diantaranya Android aspal, Android cloning, Android Super Copy, Android King Copy, yang mana semua itu sama saja replikanya. Contoh smartphone Android replika yang marak, sebut saja Samsung Galaxy S4.

Meskipun Android replika ini merupakan barang tiruan, tapi dari segi fungsi, Android ini sama yaitu sebagai alat komunikasi. Android replika tidak ada salahnya anda beli. Selagi Android yang asli harganya masih selangit, Android replika bisa menjadi opsi lain guna mengikuti trend masa kini. Tidak ada salahnya Android replika hanya untuk gaya-gayaan saja. Lagi pula orang lain tidak ada yang tahu.

Tips Membedakan Android Replika dengan Android Asli

Coba perhatikan screenshot diatas. Jika dipandang sekilas mirip sekali bukan? Namun jika anda jeli, pastinya anda paham dimana letak perbedaannya. Apalagi jika sudah anda pegang dan anda lihat dalamnya seperti apa.

Tips Membedakan Android Replika dengan Android Asli
  • Dari segi software
Android replika, meskipun replikanya sudah sekelas Samsung Galaxy S4, seri Android nya rata-rata masih menggunakan v2.3 Gingerbread (*namun tidak selalu). Selain itu biasanya Android replika juga tidak ada menu update software didalam Settings < About phone.

Khusus untuk Samsung, cara simple untuk mengetahui apakah Samsung nya asli atau replika, cobalah masuk ke Download Mode. Dalam kondisi mati, tekan tombol Volume bawah + Home + Power. Jika muncul screen Volume up to continue dan Volume down to restart phone, maka Samsung itu Samsung asli. Untuk lebih meyakinkan lagi, tekan saja Volume up (atas). Disana akan terpampang merk Samsung tersebut beserta versi Android nya dengan keterangan-keterangan pendukung lain.
  • Dari segi hardware
Android replika biasanya hanya bentuknya saja yang 11:12 dengan Android yang asli. Akan tetapi jika dicek spesifikasinya, hampir tidak ada yang mirip dengan Android aslinya. Coba cari spesifikasi Android asli yang bersangkutan di GSMArena atau dimanapun yang anda mau, setelah itu samakan dengan Android yang anda rasa replika itu. Bandingkan.
  • Dari segi bentuk
Seperti yang saya katakan diatas, Android replika biasanya hanya bentuknya saja yang 11:12 dengan Android asli. "Percayalah bahwa suatu benda tiruan itu selalu membawa perbedaan meskipun kecil". Untuk membedakan Android replika dengan Android asli dari segi bentuk, lihat dari bahan kesingnya terlebih dulu. Smartphone kelas high-end tidak ada yang memakai kesing berbahan plastik yang terkesan kopong bila dipegang.

Contoh perbedaan Android replika dari segi bentuk bisa anda cek screenshot diatas.

Tambahan :
*Untuk tips baru akan di update

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.


Rabu, 13 November 2013

Tips Cara Root Android dengan Mudah & Benar

Tips Cara Root Android dengan Mudah & Benar - Banyak yang masih bingung dan juga ragu dalam hal rooting Android. Disinyalir rooting merupakan penyebab segala kerusakan Android. Dengar-dengar dengan kita melakukan rooting, maka smartphone kita akan menjadi lelet dan sering error.

Pada dasarnya rooting Android merupakan suatu kegiatan membuka akses system Android yang pada mulanya terkunci menjadi ter-unlock. Dengan terbukanya system Android kita, secara bebas kita bisa merombak ulang seluruh bagian-bagian Android tersebut sesuka hati dengan mempertimbangkan beberapa aspek tertentu.

Berikut beberapa keuntungan yang akan kita peroleh bila Android kita dalam kondisi ter-root.
  • Mendapatkan Hak Akses Penuh (Super User)
Sebagai pengguna Android kita tidak ingin proses tweaking kita terhenti karena hak akses dibatasi. Dengan melakukan root, kita dapat dengan leluasa melakukan utak-atik pada Android. System Android sendiri terproteksi dikarenakan khawatir bila terjadi apa-apa pada penggunanya.
Dengan melakukan rooting, kita dapat meningkatkan performa Android melalui berbagai macam cara. Bisa menggunakan metode tweaking, overclocking, swapping, dan lain sebagainya.
Mungkin bila anda pernah mencoba memindahkan Aplikasi kedalam SDCard dalam keadaan belum di root pasti akan muncul Notifikasi "Failure/Failed". Namun jika sudah di root, tidak akan ada lagi yang dapat menghentikannya, karena kita sudah mendapatkan hak akses penuh. Untuk memindahkan Aplikasi ke SDCard bisa menggunakan Aplikasi yang bernama Link2SD. Baca Cara Memindahkan Aplikasi Android Ke Memori Eksternal (SDCard) dengan Link2SD.


Tips Cara Root Android dengan Mudah & Benar

Mengenai tips cara root Android dengan mudah & benar, anda tidak perlu khawatir bagaimana cara melakukan rooting pada Android anda. Yang jelas,
  1. Baca tutorial rooting dari sumber yang jelas dan terpercaya. Jangan membaca tutorial yang dari cara penyampaiannya saja terlihat asal-asalan dan juga testimoni dari pengunjung-pengunjung kurang baik
  2. Cari beberapa tutorial rooting lebih dari satu sumber. Hal ini guna membandingkan tutorial mana yang terbukti lebih efektif, lebih mudah eksekusinya dan tentunya work. Hal ini juga untuk membuktikan apakah tutorial yang anda baca betul atau salah
  3. Jangan nekat melakukan rooting. Point ini merupakan point yang penting. Jangan asal melakukan rooting pada Android bila anda belum memiliki pengalaman sama sekali dalam hal rooting. Biasanya ini sering menimbulkan miss understanding antara pembaca dengan penulis. Padahal tutorialnya sudah benar, namun timbul kekeliruan yang diakibatkan oleh user itu sendiri dan pada akhirnya sampai terjadi bootloop, penulisnya yang disalahkan
  4. Ikuti apa yang ditulis oleh si penulis tutorial tersebut. Jangan mencari jalan sendiri meskipun anda sudah mendownload tool-tool yang disediakan oleh si penulis. Bila seluruh step yang ditulis si pengarang sudah anda ikuti tanpa terkecuali, insya Allah semuanya berjalan dengan lancar
Itulah Tips Cara Root Android dengan Mudah & Benar. Semoga anda bisa menjadi seorang yang bijak dalam mengeksekusi sebuah tutorial-tutorial Android.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Selasa, 05 November 2013

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Rooting Android

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Rooting Android - Mungkin beberapa user Android banyak yang mengartikan bahwa rooting akan membawa dampak buruk bagi smartphone mereka. Padahal sebetulnya tidak seperti itu.

Dengar-dengar rooting bisa menyebabkan Android lemot, sering error, bahkan nge-hang dengan sendirinya padahal itu semua bila dikaji ulang tidak ada hubungannya sama sekali. Justru rooting merupakan langkah awal kita dalam menjadi seorang Super User.

Sebelum kita melakukan rooting, umumnya system pada Android terkunci alias Read-Only. Dengan demikian kita tidak bisa mengotak-atik HH semau kita karena system nya terproteksi.

Misalkan saja pada OS Windows, sama halnya kita login menggunakan user Guest yang hanya bisa masuk ala kadarnya dan bisa mengoperasikan software-software ini itu saja. Berbeda dengan user Administrator yang mempunyai hak akses penuh terhadap system komputer nya.

Di Android juga demikian. Sebelum Android nya di root, kita bukan lah seorang Administrator. Padahal bila kita menjadi seorang Administrator banyak sekali keuntungan-keuntungan yang akan kita dapat dan bisa kita olah.

Menindak lanjuti soal rooting bisa menyebabkan Android lemot, sering error, bahkan nge-hang dengan sendirinya, kita melakukan rooting dengan langkah memasukkan beberapa file binary dan sebuah app ke system seperti SuperUser.apk, busybox, ssh, su, dan lain-lain. Itu semua merupakan file-file penting yang berperan membuka akses ke system sehingga (agar mudah dipahami) Read-Only bisa dirubah menjadi Read-Write. Hanya itu dan tidak lebih. Tidak ada hubungannya sama sekali bukan dengan beberapa kasus diatas.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Rooting Android

Kembali ke topik, Apa yang Harus Dilakukan Setelah Rooting Android.

Berikut ini beberapa saran singkat dari saya bila anda baru saja melakukan root pada handphone Android anda.

Install Root Explorer
Root Explorer merupakan file manager serba guna yang akan lebih powerful bila HH yang bersangkutan sudah dalam kondisi ter-root. Root Explorer biasa dipakai oleh user yang senang membongkar isi smartphone Android nya karena selain mudah dioperasikan, file manager yang satu ini bisa menjelajah seluruh isi dari Android tersebut.

Tingkatkan Performa Android
Silahkan baca Cara Menambah RAM dan Meningkatkan Kinerja Android. Ini merupakan point inti setelah kita melakukan rooting pada Android kita.

Pasang CWM Recovery
CWM Recovery berfungsi sebagai jalan terakhir bila Android mengalami brick / bootloop. Biasanya pada smartphone merk tertentu sudah tersedia recovery bawaan namun bila dibanding dengan CWM Recovery, fitur-fiturnya berbeda jauh.


Ganti Custom ROM Android
ROM Official Android merupakan ROM yang sangat standard. Namanya juga bawaan pabrik, tanpa ada tambahan apapun. Tidak heran setelah beberapa lama masa pemakaiannya, handphone tersebut mulai menunjukkan kinerja yang menurun. Mungkin saja lemot atau terkadang restart dengan sendirinya. Dengan memakai Custom ROM yang seharusnya memiliki fitur-fitur tambahan seperti Deodex, improvisasi di bagian performa, pemakaian aplikasi yang tidak berlebihan, akan membuat Android anda jauh lebih nyaman dari yang sebelumnya.

Tips yang saya berikan diatas sebetulnya berurutan. Pertama instal Root Explorer sebagai file manager yang akan membongkar system Android kita. Kedua tingkatkan performa Android dengan memasukkan tweak-tweak Android menggunakan Root Explorer tersebut. Ketiga pasang CWM Recovery secara manual juga memakai bantuan Root Explorer. Setelah CWM terinstal, waktunya kita pasang Custom ROM nya.

Begitulah tips singkat Apa yang Harus Dilakukan Setelah Rooting Android.

Baca artikel diatas dengan bijak dan ambil sisi positifnya saja. Pendapat setiap orang berbeda-beda, jangan bandingan pihak A dengan pihak B, kita sama-sama belajar.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Jumat, 18 Oktober 2013

Tips Aman Berpergian Jauh Dengan Google Maps Android

Tips Aman Berpergian Jauh Dengan Google Maps Android - Di jaman modern seperti sekarang ini, cara kita memperoleh sebuah informasi sangatlah mudah. Jauh lebih mudah dibanding 10 tahun silam. Apapun yang ingin kita cari, cukup dengan mengakses internet dijamin semuanya pasti ada. Seperti tema artikel ini yakni soal informasi perjalanan.

Orang-orang berpergian ke luar kota membawa bermacam-macam peralatan misal entah itu peta, kompas, buku panduan perjalanan, lampu senter, dan lain-lain karena selain untuk pegangan, mereka takut bila suatu ketika nanti tersasar disuatu tempat.
 
Tapi itu dulu. Bukan jamannya lagi. Kini kita semua tahu bahwa sekarang sudah ada GPS yang bisa memberi kita arah serta koordinat yang lebih tepat dan akurat. Kita sudah tidak memerlukan peta, kompas, senter, cukup memakai sebuah perangkat Android semua itu sudah tergabung menjadi satu paket yang lengkap untuk menemani perjalanan jauh anda.

Walaupun dijalan-jalan besar biasanya sudah banyak terdapat rambu-rambu lalu lintas dan juga rambu-rambu penunjuk arah jalan, tidak semua orang bisa memahaminya. Selain itu rata-rata penunjuk jalan hanya dipasang di titik-titik tertentu saja yang kadang kita tidak melihatnya karena entah terlewat atau apa pun itu. Maka dari itu lah peran GPS sangat penting buat kita.

Beberapa waktu yang lalu saya melakukan perjalanan dari Ponorogo sampai ke Malang. Jujur ini merupakan perjalanan pertama saya ke kota Malang. Sebelumnya saya tidak pernah sama sekali pergi kesana bermotoran ria.

Sebagai seorang yang suka berpergian jauh, takut salah jalan itu merupakan hal yang aneh. Paling tidak kita sudah tahu kota-kota mana saja yang akan kita lewati nanti. Setelah itu tinggal kita pasrahkan dengan apa yang ditunjukkan oleh rambu-rambu jalan dan pasrah kepada yang Maha Kuasa. Beres, kita pun bisa pergi kemana saja dengan bebas dan Insya Allah aman.

Karena biasanya saya pergi ke Malang kalau tidak naik bis ya naik travel, otomatis saya tidak tahu sama sekali jalan mana yang akan dilalui, pada akhirnya teman saya yang menjadi pemandu dalam perjalanan ini.

Alhamdulillah perjalanan berangkat tidak ada gangguan sama sekali. Dari Ponorogo berangkat santai layaknya kita tidur dipasir pantai, berangkat pukul 4 sore tiba di kota Malang tepat pukul 11 malam.

Oh iya, sebelumnya perlu diketahui bahwa saya berangkat ke Malang dengan tujuan untuk mengantar pacar. Menjelang hari besar umat Islam Idul Adha kemarin ia pulang kampung dan kembali lagi pada tanggal 15 sore. Karena ia lupa bahwa hari itu merupakan hari besar nan padat dan tidak segera pergi memesan travel di hari-hari sebelumnya pada akhirnya ia tidak kebagian kursi.

Singkat cerita berhubung teman-teman saya yang juga menjadi mahasiswa di universitas yang sama dengan si dia masih belum berangkat, saya niatkan masuk di rombongan mereka.

Perjalanan berangkat lancar, aman, terkendali karena sudah ada 'pemandu' yang hafal dengan jalan-jalan dan juga trobosan-trobosan bebas macet. Disaat itu juga saya masih bisa sedikit tenang karena ada banyak teman yang meng-cover saya dari depan dan belakang yang terus memberi isyarat-isyarat kepada saya. Padahal dibalik keberangkatan itu masih ada tantangan kedua yang harus saya lewati yaitu pulang ke Ponorogo sendirian tanpa tahu jalan pulang. #Nah

Tips Aman Berpergian Jauh Dengan Google Maps Android
Ponorogo - Malang Lewat Jalur Selatan
Bila dihitung-hitung, perjalanan berangkat kami tempuh sekitar 7 jam dari Ponorogo hingga ke Malang. Malam itu saya tidur di kosan milik teman didaerah Malang Town Square sana. Baru keesokan harinya saya kembali ke Ponorogo sendirian tanpa ada sahabat ataupun pemandu yang memberi arahan.

Anehnya, berbeda sekali dengan saat kami berangkat. Diperjalanan pulang rasanya cepat sekali. Motor saya pacu dengan kecepatan sedang antara 80 KM/h sampai 90 KM/h dan tidak terasa Malang - Ponorogo hanya saya tempuh dalam waktu 4 jam saja. Berangkat tepat pukul 12 siang disaat matahari sedang terik-teriknya, istirahat di Tulung Agung sekedar membeli minum pukul setengah tiga dan baru sampai di rumah tepat pukul 4 sore.

Bagi saya itu We O We banget. Rasanya keren. Sempat salah jalan dan keluar dari jalur utama karena sedikit bingung harusnya lewat mana? Tadi malam jalannya yang mana? Beloknya yang kiri apa yang kanan?

Dengan sedikit bingung karena sempat salah jalan, dengan sedikit polos beberapa kali saya harus berhenti dipinggir jalan untuk mengecek via Google Maps apakah jalan saya ini benar atau sudah mlenceng dari jalan pokok. #LOL

Tips Aman Berpergian Jauh Dengan Google Maps Android
Mulai Lapar @SPBU_Blitar
Jadi berkat Google Maps ini saya berhasil pulang, kembali ke Ponorogo dengan selamat dan pastinya lebih cepat dari jam yang ditentukan. Sebelumnya saya sudah berfikir bahwa saya sampai di Ponorogo nanti sekitar pukul 7 ba'da Isya atau bahkan pukul 8. Ternyata oh ternyata..

Kembali lagi ke topik Tips Aman Berpergian Jauh Dengan Google Maps Android, ada beberapa catatan yang bisa anda jadikan referensi bila anda dalam kondisi ingin berpergian jauh tanpa mengetahui jalur mana yang akan anda lewati atau bahkan tanpa pernah anda lewati jalur tersebut sebelumnya dengan bantuan Google Maps.
  1. Sebelum mengawali perjalanan jauh anda, dengan bantuan teman, coba tanyakan terlebih dahulu lewat jalur mana nanti bila anda ingin pergi ke suatu tempat. Misalkan, anda ingin berpergian ke Yogyakarta. Setelah mendapat pengarahan, bisa anda coba lihat di Google Maps untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai jalur perjalanan anda
  2. Jangan sepenuhnya terus memandangi GPS Google Maps anda karena selain untuk menjaga keselamatan, yang pasti sebetulnya di area-area tertentu sudah dipastikan ada rambu-rambu penunjuk jalan yang sudah sangat jelas dan tentunya juga akurat *terkecuali bila anda berpergian dengan seorang pendamping
  3. Jangan memegang handphone sambil memandangi peta Google Maps didalam perjalanan karena sudah jelas itu merupakan hal yang bisa mengancam nyawa anda
  4. Jangan jadikan Google Maps teman perjalanan anda seorang. Jadikan Google Maps sebagai pendamping saja layaknya peta ataupun 'kompas'. Dengan GPS yang merupakan salah satu fitur dari Google Maps, bila anda sedang buntu soal jalur mana yang akan anda lewati nanti, GPS Google Maps akan memberikan titik biru dimana lokasi anda sekarang ini. Berhentilah sejenak untuk memilih jalur yang tepat dan setelah itu lanjutkan perjalanan anda
  5. Tidak sepenuhnya Google Maps itu akurat. Itu semua dipengaruhi oleh jaringan GPS dan juga jaringan Radio Android anda *dan juga jaringan internet. Perhatikan dengan seksama sedang berada didaerah manakah anda sekarang ini? Karena GPS di Google Maps itu juga bisa mengalami buffering maka bersabarlah dulu untuk menunggu apakah arah yang anda lihat itu sama sesuai dengan keadaan di sekitar anda saat itu
5 point diatas merupakan point inti yang wajib anda perhatikan. Pahami wacana diatas dengan bijak, jangan terinspirasi oleh cerita diatas karena sebetulnya ini merupakan perjalanan nekat, yang jelas berhati-hatilah dalam melakukan perjalanan jauh. Sebisa mungkin ajak lah seorang pendamping yang akan menemani perjalan jauh anda, yang bisa anda ajak bicara dalam segala hal dan bisa membuat anda merasa lebih aman bila suatu ketika terjadi apa-apa.

Cukup sekian Tips Aman Berpergian Jauh Dengan Google Maps Android ini.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Selasa, 25 Juni 2013

Cara Memilih SD Card Untuk Android

Cara Memilih SD Card Untuk Android - Satu hal yang seharusnya kita sadari kenapa smartphone android kita masih lemot, padahal sudah kita terapkan Cara Menambah RAM dan Mempercepat Performa Android, sudah menginstall Seeder untuk Menghilangkan Lag Android, sudah Memindah Aplikasi Android ke Memori Eksternal, dan lain-lain yaitu soal SD Card.

Walaupun SD Card itu secara fisik bentuknya sama semua, namun didalamnya pasti ada perbedaan. Diantaranya yang sangat berpengaruh terhadap daya performa android kita yaitu Class SD Card.

Selain SD Card itu sendiri memiliki jangka waktu hidup, SD Card juga memiliki Class. Disini maksud dari Class bukan kok "Oh ini Class nya tinggi berarti ini khusus untuk smartphone kelas atas seperti Samsung Galaxy S4" misalkan. Akan tetapi Class didefinisikan sebagai Speed / kecepatan.

SD Card terbagi dalam beberapa Class. Mulai dari Class 2, Class 4, Class 6, dan Class 10 (yang paling tinggi). Class 8 nya mana? Nggak ada.

Arti dari masing-masing class sebagai berikut :
  • Class 2 : Memiliki kecepatan Read dan Write sebanyak kurang lebih 2MB per second
  • Class 4 : Memiliki kecepatan Read dan Write sebanyak kurang lebih 4MB per second
  • Class 6 : Memiliki kecepatan Read dan Write sebanyak kurang lebih 6MB per second
  • Class 10 : Memiliki kecepatan Read dan Write sebanyak kurang lebih 10MB per second
Dari sini anda pasti sudah tahu bukan, semakin tinggi Class SD Card semakin baik performa Read dan Write nya. Semakin baik kecepatan Read dan Write nya semakin berpengaruh terhadap smartphone android kita.

Untuk melihat berapa Class pada SD Card kita, lihat dibagian cover. Biasanya ada gambar angka kecil dengan lingkaran separo yang memutarinya. Contoh seperti pada gambar dibawah ini :

Cara Memilih SD Card Untuk Android

Gambar diatas merupakan contoh SD Card 8GB dengan Class 2. Sayang sekali bukan android kita menjadi kurang bertenaga hanya karena Class nya kecil & Speed nya jelek.

Cara lain bila anda tidak mengetahui berapa Class SD Card anda karena dibagian cover tidak tercantum Class nya, bisa anda pakai aplikasi SD Tools (bisa diunduh secara gratis lewat Google Play). Disana ada fitur test speed. Seperti ini penampakannya :

Cara Memilih SD Card Untuk Android
 
Sore tadi saya baru saja membeli SD Card baru karena yang lama diminta sama kakak saya (baca : Cara Menambah Bahasa Indonesia di Android). SD Card nya 8GB merk SanDisk versi Ultra dengan fitur Class 10 dan disinyalir kecepatan Read dan Write nya diatas 30MB/sec.

Cara Memilih SD Card Untuk Android

Baik Cara Memilih SD Card Untuk Android yang benar untuk smartphone android diantaranya sebagai berikut :
  1. Cari yang bermerk. Karena apa? Merk merupakan awal dari 'semuanya'. Jangan membeli SD Card yang terkesan asal-asalan
  2. Cari yang bergaransi dan terjamin mutu kualitasnya
  3. Tidak harus membeli SD Card yang memiliki kapasitas sangat besar misal 32GB. Sesuaikan dengan yang anda butuhkan saja
  4. Pilihlah SD Card yang memiliki Class rata-rata atau diatas rata-rata. Usahakan minimal Class 6. Untuk Class 10 seperti milik saya diatas harganya cukup murah, yakni 90.000 ribu saja. Mungkin bisa lebih murah lagi didaerah anda
Sudah mungkin itu beberapa Tips Cara Memilih SD Card Untuk Android. Semoga dengan artikel ini anda bisa menjadi lebih pintar dalam hal memilih SD Card android. Terlebih untuk anda pengguna Link2SD untuk memindah aplikasi android ke SD Card, minimal menggunakan Class 6 sudah baik performanya.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya/berdiskusi soal android.

Sabtu, 18 Mei 2013

Tips Memilih Ponsel & Tablet Android Cina

Tips Memilih Ponsel & Tablet Android Cina - Ingin membeli ponsel atau tablet android dengan harga murah? Tidak apa-apa. Terserah anda. Memang seperti itu kemampuan kita. Saya pun juga senang membeli yang murah-murah. Tapi kalau tablet/ponsel nya keluaran Cina? Ini yang perlu anda waspadai. Saya tidak mengatakan barang asal Cina itu jelek namun anda harus berhati-hati dalam memilah-milahnya. Khususnya soal handphone.

Saat ini sudah banyak merk-merk yang menawarkan ponsel & tablet android murah meriah dengan spesifikasi yang 'wah' diluar kewajaran. Bukan berarti barang yang seperti itu bisa diandalkan karena apa? Yang murah itu tidak selamanya meriah.

Anda sendiri pasti sudah mengetahui dan hafal diluar kepala bahwa barang-barang sebegitu 'wah' nya pasti 'ada apa-apanya'. Agar anda tidak 'beli kucing dalam karung' yang artinya tidak membeli ponsel & tablet yang bagus didalam kemasannya saja, berikut ini ada Tips Memilih Ponsel & Tablet Android Cina. Silahkan disimak.

1. Memiliki harga jual tinggi dipasaran
Ponsel & tablet android cina rentan terhadap kerusakan. Ditambah lagi karena android cina memang selama ini masih dianggap sebelah mata oleh masyarakat maka tak heran bila ada android cina second dijual itu harganya tak sepadan dengan waktu anda beli. Silahkan memilih ponsel & tablet android yang memiliki harga jual tinggi dipasaran misalnya seperti Andromax.

2. Memiliki spesifikasi yang tinggi 
Tips Memilih Ponsel & Tablet Android Cina
Ponsel & tablet android cina rata-rata dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Banyak vendor yang mengeluarkan ponsel & tablet semacam itu berlomba-lomba masalah spesifikasi. Kemarin pernah saya dengar ada ponsel android cina dengan kamera depan 5MP dan belakangnya 13MP mengusung prosesor snapdragon 1.5GHz, LTE dan sudah ber-GPU. Harga barunya tidak lebih dari satu juta lima ratus ribu. Sekarang lihat dari vendor lain. Dengan budget sebesar itu anda mungkin diberikan ponsel android cina dengan spesifikasi yang masih berada dibawahnya. Jadi, pilihlah ponsel & tablet android yang memiliki spesifikasi tinggi.

3. Dekat dengan Service Center
Kembali lagi saya tegaskan bahwa ponsel & tablet android cina rentan terhadap kerusakan. Bila androidnya bootloop atau rusak, tidak selalu ada firmware yang siap kita download. Cara termudah untuk memperbaikinya pasti lah pergi ke Service Center. Nah, tahukah anda dimana Service Center android cina anda berada?

4. Ketersediaan untuk update
Memang untuk yang satu ini masih jarang kita temui. Jarang sekali vendor android cina memberikan update android terbaru terhadap ponsel & tablet mereka. Bahkan kalau diperhatikan hampir tidak ada menu untuk update bisa ditemukan di android tersebut. Kalau update melalui Emergency Mode (untuk flashing firmware) sudah hampir disetiap vendor memberikan. Paling tidak android cina yang rata-rata memiliki spesifikasi meriah itu harusnya bisa merasakan nikmatnya memakai OS android versi terbaru dengan adanya fitur update.

Itulah Tips Memilih Ponsel & Tablet Android Cina yang harus anda perhatikan sebelum anda mengambilnya satu untuk dibawa pulang. Tidak semua barang itu mempunyai kualitas yang bisa dipertanggung jawabkan. Ada baiknya anda harus teliti sebelum membeli.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya/berdiskusi soal android.

Kamis, 21 Maret 2013

TIPS CARA MENGHEMAT DAN MERAWAT BATERAI ANDROID

TIPS CARA MENGHEMAT DAN MERAWAT BATERAI ANDROID - Seringkali seorang pengguna android yang belum terbiasa memakainya bertanya-tanya mengapa ponsel mereka begitu boros saat baru dipakai. Baru beberapa jam dipakai saja baterai sudah lemah. Baru beberapa jam didiamkan, baterai lemah sendiri.
 
Pada malam jum'at ini saya akan memberikan tips cara menghemat baterai serta cara merawatnya juga khusus untuk android sebagai salah satu platform yang sangat saya senangi hingga saat ini. Padahal baru beberapa tahun saya memilikinya :p
 
Baik, memang ponsel android rata-rata boros baterai. Saya bilang rata-rata. Mengapa? Ada banyak alasan untuk menjawabnya. Dilihat dari jenis android sebagai platform open source yang memiliki system canggih dan mumpuni, dilihat dari android yang memiliki banyak fitur yang mengharuskan system android terus bekerja untuk menjalankan task-task sehingga dari situ tidak heran kalau android merupakan salah satu OS yang boros. Apalagi dengan adanya fitur seperti real-time sync dari system maupun pihak ketiga.
 
Langkah-langkah menghemat baterai android sangatlah mudah. Sebelumnya jangan percaya dengan aplikasi-aplikasi semacam penghemat android karena setelah saya lakukan uji coba ke beberapa aplikasi semacam itu, hasilnya nihil. Tidak ada aplikasi yang bisa menghemat baterai. Yang ada hanya memberatkan system. Memang aplikasi seperti itu menyediakan fitur auto off sync atau auto off wifi auto off bluetooth auto off internet dan lain sebagainya namun itu tidak membuat ponsel menjadi hemat baterai. Menurut saya sama saja hasilnya.
 
Trik sederhana menghemat baterai android dengan menurunkan contrast layar, menurunkan screen time out, mematikan background data dan sync, mematikan internet bila tidak diperlukan, sudah itu saja intinya. Membuat layar wallpaper menjadi hitam juga salah satu upaya menghemat baterai yang bagus. Tapi menurut saya kok monotone banget bila wallpaper saja hitam dan contrast nya rendah :p Menginstall aplikasi yang diperlukan saja juga bisa dikatakan upaya menghemat baterai.
 
Cara merawat baterai, jangan salah menggunakan charger ponsel lain karena kebanyakan charger dari vendor yang berbeda itu mengeluarkan arus listrik yang berbeda-beda. Kalau misal ponsel anda membutuhkan charger dengan arus misal 1000 mA dan anda menggunakan charger ponsel lain yang arusnya hanya 600 mA saya jamin baterai anda tidak akan cepat penuh dan hasilnya setelah sekian lama kapasitas arus baterai anda menurun. Bila anda suka mencharger handphone dari malam hari sampai pagi hari, saya rasa untuk android tidak masalah karena pada android biasanya sudah ada pemutus aliran arusnya bila baterai sudah terisi penuh :)
 
Demikian postingan singkat ini, saya terburu-buru mosting karena deadline saya sudah hampir habis. Sekarang sudah hampir pukul 12 malam.
 
Sekian